Make your own free website on Tripod.com

HARI RAYA ADVENT

 

Setiap tahun, sebelum merayakan Natal, gereja selalu merayakan Advent dengan mengadakan Kebaktian Advent I - IV. Tidak seperti perayaan Natal atau Paskah, barangkali belum semua jemaat mengerti makna perayaan advent. Mengapa kita perlu memperingati perayaan Advent? Untuk apa peringatan atau perayaan itu?

Kata advent berasal dari Bahasa Latin "Adventus" yang berarti "kedatangan". Kata dalam Bahasa Latin etrsebut mengandung pengertaian yang sama dengan kata dari Bahasa Yunani "epidemia" yang berarti "kedatangan" ilah (dewa) di daerah tempat dewa itu disembah.Dan sering digunakan dalam arti yang sama dengan kata Yunani "ephiphaneia" atau "theophaneia" (penampakan Tuhan). Jadi, kata "advent" atau "adventus" dapat diatikan sebagai "Kedatangan yang Ilahi" atau "Kedatangan Tuhan".

Mula-mula, gereja tidak merayakan hari Advent. Setelah Natal menjadi hari raya gerejawi, abrulah muncul perayaan Advent. Karena orang Kristen perlu untuk memperluas perayaan Natal sampai pada hari-hari sebelumnya. Ini dengan tujuan untuk: pertama, mempersiapkan jemaat untuk menyambut perayaan dan peringatan kedatangan Tuhan Yesus, yang pertama kelahiranNya ke dunia dalam kehinaan, untuk menyelamatkan manusia (Yesaya 40:1-11); kedua, mengingatkan jemaat untuk mempersiapkan kedatangan Tuhan Yesus kembali. KedatanganNya kembali ke dunia dalam kemuliaan, untuk menghakimi manusia (Wahyu 22:6-17).

Sejak abad ke-5, dalam perayaan Advent di Gereja Barat pernah ditekankan pada kedatangan Kristus kembali dan penghakiman akhir. Pada waktu itu jemaat dianjurkan untuk berpuasa, berdoa, dan beribadah di gereja tiap-tiap hari, tiap-tiap orang tidak boleh menjauhkan diri kepada Tuhan. Tetapi, sekarang hal-hal tersebut bukan merupakan penekanan di dalam perayaan Advent. Penekanannya sama seperti dalam kedua tujuan di atas, yaitu mempersiapkan peringatan kelahiran-Nya dan mempersiapkan diri menyongsong kedatangan-Nya kembali.

Dalam ibadah Minggu-Minggu Advent, jemaat biasanya menyanyikan puji-pujian pengharapan dan penantian kedatangan-Nya. Amin.

 

(Penyaji: Tt Petrus Wibowo Budiantoro)

HARI RAYA ADVENT

 

Setiap tahun, sebelum merayakan Natal, gereja selalu merayakan Advent dengan mengadakan Kebaktian Advent I - IV. Tidak seperti perayaan Natal atau Paskah, barangkali belum semua jemaat mengerti makna perayaan advent. Mengapa kita perlu memperingati perayaan Advent? Untuk apa peringatan atau perayaan itu?

Kata advent berasal dari Bahasa Latin "Adventus" yang berarti "kedatangan". Kata dalam Bahasa Latin etrsebut mengandung pengertaian yang sama dengan kata dari Bahasa Yunani "epidemia" yang berarti "kedatangan" ilah (dewa) di daerah tempat dewa itu disembah.Dan sering digunakan dalam arti yang sama dengan kata Yunani "ephiphaneia" atau "theophaneia" (penampakan Tuhan). Jadi, kata "advent" atau "adventus" dapat diatikan sebagai "Kedatangan yang Ilahi" atau "Kedatangan Tuhan".

Mula-mula, gereja tidak merayakan hari Advent. Setelah Natal menjadi hari raya gerejawi, abrulah muncul perayaan Advent. Karena orang Kristen perlu untuk memperluas perayaan Natal sampai pada hari-hari sebelumnya. Ini dengan tujuan untuk: pertama, mempersiapkan jemaat untuk menyambut perayaan dan peringatan kedatangan Tuhan Yesus, yang pertama kelahiranNya ke dunia dalam kehinaan, untuk menyelamatkan manusia (Yesaya 40:1-11); kedua, mengingatkan jemaat untuk mempersiapkan kedatangan Tuhan Yesus kembali. KedatanganNya kembali ke dunia dalam kemuliaan, untuk menghakimi manusia (Wahyu 22:6-17).

Sejak abad ke-5, dalam perayaan Advent di Gereja Barat pernah ditekankan pada kedatangan Kristus kembali dan penghakiman akhir. Pada waktu itu jemaat dianjurkan untuk berpuasa, berdoa, dan beribadah di gereja tiap-tiap hari, tiap-tiap orang tidak boleh menjauhkan diri kepada Tuhan. Tetapi, sekarang hal-hal tersebut bukan merupakan penekanan di dalam perayaan Advent. Penekanannya sama seperti dalam kedua tujuan di atas, yaitu mempersiapkan peringatan kelahiran-Nya dan mempersiapkan diri menyongsong kedatangan-Nya kembali.

Dalam ibadah Minggu-Minggu Advent, jemaat biasanya menyanyikan puji-pujian pengharapan dan penantian kedatangan-Nya. Amin.

 

(Penyaji: Tt Petrus Wibowo Budiantoro)

 

Kembali ke Shema     |      Kembali ke Menu Utama